You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lurah Pasar Baru Imbau Pedagang Loksem Terapkan Protokol Kesehatan di Masa PSBB Transisi
photo Adriana Megawati - Beritajakarta.id

Pedagang Binaan di Pasar Baru Diimbau Terapkan Protokol Kesehatan

Para pedagang binaan yang berjualan di enam lokasi sementara (loksem) di wilayah Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.

Sudah kita sosialisasikan kepada para pedagang bahwa protokol kesehatan harus dijalankan

Lurah Pasar Baru, Arby Novianto mengatakan, protokol kesehatan yang wajib diterapkan para pedagang seperti mengenakan masker, menyediakan tempat mencuci tangan dan sabun serta mengatur jarak aman di bangku dan meja makan.

"Sudah kita sosialisasikan kepada para pedagang bahwa protokol kesehatan harus dijalankan," ujarnya, Senin (15/6)

2.295 Pedagang Binaan di Jaksel Patuhi Aturan PSBB

Ia melanjutkan, selama masa PSBB Transisi, para pedagang binaan dianjurkan beroperasi sesuai penomoran ganjil-genap yang telah ditentukan. Selain itu, mereka juga diwajibkan membatasi jumlah pengunjung paling banyak 50 persen dari kapasitas tempat usaha.

"Pedagang kita imbau untuk tidak menerima terlalu banyak pengunjung. Harus disiapkan juga hand sanitizer dan menerapkan physical distancing," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7681 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye5647 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1627 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1443 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1323 personFakhrizal Fakhri